BERITA TERKINI

Pepadi Klaten bekerjasama dengan Oemah Wayang Klaten telah meluluskan siswa pedalangan tingkat dasar pada tanggal 8 September 2012 kemarin dengan lancar tanpa ada halangan apapun. Kesuksesan Pepadi klaten tidak lepas dari dukungan dan doa anda sekalian. Semoga dengan adanya pembelajaran pedalangan ini mampu melestarikan dan mengembangkan dunia pedalangan.

Minggu, 18 September 2011

WAYANG GO TO SCHOOL


Dalam rangka Apresiasi terhadap Penghargaan Dunia atas Wayang sebagai Masterpice of the Oral and intangible Heritage Humanity. Maka kami Pengurus Persatuan Pedalangan Indonesia Kabupaten Klaten bermaksud memberikan penawaran Program kerjasama dengan Instansi/Sekolah untuk bersama-sama bertanggung jawab atas kehidupan, pelestarian dan perkembangan Seni tradisional wayang dengan segala aspeknya. terutama bagi pelajar Kabupaten Klaten. Adapun program yang kami tawarkan adalah :

Paket “Live in and show “  
    1. Stand dan Proses pembuatan wayang kulit
    2. Pertunjukan Wayang kulit padat (30 menit - 60 menit )
    3. Harga Rp. 1.500.000 ( non konsumsi, panggung, soundsystem, transport gamelan).

RENCANA KERJA PEPADI KLATEN

RENCANA KERJA
PERSATUAN PEDALANGAN INDONESIA (PEPADI)
KABUPATEN KLATEN
MASA BHAKTI 2011/2016


TESTIMONI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

“ Bahwa seni pedalangan yang merupakan salah satu aspek kesenian, mencakup bidang seni rupa, sastra, drama, karawitan dan tari adalah merupakan warisan luhur bangsa Indonesia yang bernilai simbolis, mistis, magis, filosofis, religius dan pedagogis sehingga berkemampuan membentuk watak & jiwa bangsa berdasarkan Pancasila. “

Susilo Bambang Yudhoyono

Kawulo Nuwun

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa

Setelah terbentuknya susunan pengurus Persatuan pedalangan Indonesia (PEPADI ) Kabupaten Klaten masa bhakti 2011/2016 maka perlu kiranya segera disusun suatu bentuk Viosi Misi dan rencana program Kerja sebagai acuan didalam menjalan roda organisasi
Bahwa dalam penyusunan ini tentunya banyak ditemui kekurangan. Untuk itu kami sangat terbuka dan berharap untuk mendapatkan masukan serta nasehat dan petunjuk dari berbagai pihak untuk dapat terlaksananya program kegiatan dan tumbuh berkembangnya organisasi PEPADI Klaten.
Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Bupati Klaten, Ketua DPRD Kabupaten Klaten, Badan pengurus PEPADI Klaten Pengurus Ex Officio dan seluruh masyarakat yang terlibat dan peduli pada kehidupan seni pedalangan di Kabupaten Klaten

A. PENDAHULUAN
Seni pedalangan sebagai salah satu pilar budaya bangsa, yang dapat menjadi wacana dan wahana budaya untuk mempertinggi harkat dan martabat bangsa. Dalang sebagai titik sentral dalam seni pedalangan adalah pelaku seni dan sebagai guru dalam masyarakat. Bahwa atas kebesaran Tuhan Yang Maha Esa, Kesenian merupakan kebutuhan hidup manusia, dimanapun dan pada kesempatan apapun manusia memerlukan kesenian. Kesenian merupakan salah satu unsur pokok yang berperanserta di dalam pembinaan bangsa dan Negara Indonesia. 

Bahwa kesenian adalah ungkapan cipta, rasa dan karsa manusia yang menghasilkan suatu karya yang indah dan dapat dinikmati orang lain dan diri sendiri, karena kesenian merupakan salah satu pernyataan budaya manusia.

Bahwa kesenian Indonesia pada hakekatnya mencerminkan kepribadian kehidupan budaya bangsa dan sangat berperan didalam memperkuat kepribadian, ketahanan nasional dan wawasan nusantara oleh karena itu perlu digali, dilestarikan, dibina dan dikembangkan.

Bahwa seni pedalangan yang merupakan salah satu aspek kesenian, mencakup bidang seni rupa, sastra, drama, karawitan dan tari adalah merupakan warisan luhur bangsa Indonesia yang bernilai simbolis, mistis, magis, filosofis, religius dan pedagogis sehingga berkemampuan membentuk watak & jiwa bangsa berdasarkan Pancasila.

Dalam upaya memelihara kelestarian, meningkatkan daya guna, mempertinggi mutu dan mengembangkan seni pedalangan serta untuk meningkatkan kesejahteraan para anggotanya perlu digalang persatuan dan kesatuan secara teratur dan terarah didalam satu wadah organisasi. Dengan menyadari bahwa pembinaan dan pengembangan seni pedalangan Indonesia merupakan salah satu sarana memperkuat kepribadian bangsa, kebanggaan nasional dan kesatuan nasional, maka organisasi-organisasi pedalangan Indonesia pada musyawarah pedalangan di Yogyakarta tanggal 14 dan 15 April 1971, dengan kesadaran, ketulusan dan keikhlasan sepenuhnya, telah membentuk suatu Organisasi Seni Pedalangan, selanjutnya berdasarkan keputusan Musyawarah Nasional PEPADI di Yogyakarta tanggal 31 Juli 1975 mengubah organisasi pedalangan yang bersifat kedaerahan menjadi organisasi dengan lingkup nasional.

Kabupaten Klaten yang kondang sebagai kota Dalang dan Kota Seniman memiliki lebih dari 500 Seniman pelaku Tradisi pewayangan memiliki kemauan dan tekat untuk terus menumbuh kembangkan seni pedalangan sebagai karya seni yang adi luhung. Dewan Kesenian Klaten bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Klaten telah memfasilitasi terselenggaranya MUSDA yang dilaksanakan pada tanggal 23 Desember 2010 telah berhasil memilih Pengurus baru untuk masa bakti 2011/2016. Hal ini merupakanlangkah awal perwujudan komitment bersama untuk kembali menguatkan dan mempertegas bahwa Klaten adalah Kota Dalang.

DASAR HUKUM
1. UUD 1945
2. Undang-undang Nomor 22 tahun 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah.
3. Undang-undang Nomor 25 tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
4. Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan Propinsi sebagai Daerah Otonom.
5. AD/ART Organisasi PEPADI
6. SK nomor : 020/PPD.I/SK/I/2011 Tgl. 03 Januari 2011

VISI
Klaten Menuju Mercusuar Pedalangan

MISI
1. Mengembangkan seni Pedalangan dengan segala aspeknya
2. Menumbuhkan Kehidupan Seni Pedalangan bagi generasi muda dan masyarakat luas
3. Melestarikan Seni Pedalangan melalui berbagai kegiatan pendidikan dan pagelaran
4. Memberdayakan Potensi Seni Pedalangan dengan segala aspeknya untuk lebih kreatif, inovatif, mandiri dan berdaya guna

RENCANA PROGRAM KERJA 2011-2016

1. Bidang Kesekretariatan
a. Pengadaan ATK Kesekretariatan
b. Penataan Kantor Sekretariat dan Meubelair
c. Pengadaan Komputer Sekretariat
d. Penyelenggaraan Rapat Pengurus 35 hari 1 kali
e. Penyelenggaraan Rapat Umum Anggota 6 bulan 1 kali

2. Bidang Keuangan/Bendahara
a. Penggalian Uang Pangkal Pengurus Rp. 50.000
b. Penggalian Uang Pendaftaran Anggota Rp. 20.000 (PIN/Bross, KTA)
c. Bantuan Pemerintah APBD II
d. Bantuan Program lain yang tidak mengikat

3. Bidang Kelembagaan
a. Terdaftar di Kesbangpolinmas
b. Memiliki NPWP
c. Sosialisasi PEPADI di 26 Kecamatan
d. Pendataan Dalang, Waranggana, Sindhen, Penatah, Penyungging, Penyimping, Peniti, Dalang Cilik, Lembaga Pendidikan Seni, Paguyuban Karawitan,Kegiatan Tradisional Wayangan, Sumber Dana, Seniman pemerhati, Pemikir dan pelaku seni tradisi

4. Bidang Pendidikan Pelatihan
a. Menentukan jadwal Sarasehan terbuka untuk umum setiap 6 bulan sekali dengan mendatangkan nara sumber
b. Membuka kelas Kursus pedalangan, sindhen dan tatah Sungging
(Kurikulum, Daftar Tutor/Guru dan perangkat pembelajaran terlampir)
c. Mengadakan Worksop/seminar/lokakarya pedalangan untuk umum minimal 6 bulan sekali

5. Bidang Pelestarian/Pagelaran
a. Pertunjukan wayang padat di sekolah SD – SMA sederajat (Wayang Go To Scholl)
b. Bentuk Pagelaran rutin per Kecamatan yang difasilitasi oleh Pepadi (Dalang dan Niyaga) utk Perlengkapan dan konsumsi menjadi tanggung jawab Panitia Kecamatan
c. Penelitian untuk penyusunan dan penerbitan Buku Ensiklopedi Seni Pedalangan di Kabupaten Klaten (Format sudah disediakan oleh Pepadi dengan melibatkan korwil)
d. Pagelaran Monumental

6. Bidang Kesejahteraan dan SDM
a. Mengusahakan Bantuan pada daerah Tradisi
b. Mengusahakan Bantuan pada Seniman seniwati, Pemerhati, Pemikir Sponshor, kegiatan Pedalangan, Karawitan, Tatah Sungging, yang berprestasi (PEPADI Awards)

7. Bidang Kemitraan
a. Audience dengan Bupati Klaten, DPRD Klaten, Himpunan Pengusaha media Pers, lembaga pendidikan dan masyarakat umum
b. Pembuatan/Pencetakan Brosur Company Profille
c. Membuka Website/Blog tentang PEPADI Klaten
d. Membuka kerjasama lintas sektoral

H. PENUTUP
Keberadaan Organisasi PEPADI Klaten merupakan tanggung jawab bersama berbagai pihak untuk mendukung terwujudnya cita-cita pembangunan Indonesia yang berparadigma pembangunan Manusia Indonesia Seutuhnya. Klaten sebagai salah satu kota penghasil dalang terbanyak dan memiliki segudang potensi seni pedalangan perlu kiranya memikirkan dan menindaklanbjuti semua program-program PEPADI yang telah disepakai bersama.


Ditetapkan di Klaten,
Pada Rapat Pengurus PEPADI Klaten
Di Sekretariat Pepadi Klaten
Tanggal 31 Mei 2011

BELAJAR DALANG/MAYANG DI PEPADI KLATEN

PASINAON DALANG PEPADI KLATEN

Pada tahun ini Pepadi Klaten mengadakan kegiatan kursus dalang yang dilaksanakan pada :
Hari       : Kamis, dan Sabtu
Pukul     : 19.30 s/d selesai
Tempat   : Sekretariat Pepadi Klaten/Oemah Wayang Klaten,
Jl. Arimbi, Jombor, Danguran, KLaten Selatan, Klaten.

Bagi anda atau putra/putri anda yang tertarik belajar Dalang dengan gaya Klatenan silakan datang ke tempat kami.
Adapun pengajar-pengajar kursus/pasinaon Dalang ini adalah Seniman-seniman kenamaan di Kabupaten Klaten seperti : Ki. Witoradyo, S.Kar., Ki Nuryanto, M.Hum., Ki Sayoko Gondo Saputra, Ki Giyono (Jlopo), Ki Bagong Sumpono, Ki Joko Krisnanto dan dibantu oleh Kristiaji, S.Sn., Krystiadi, S.Sn., Kristian Apriyanta, S.Pd., Rapi K., S.Sn., dibantu Grup Karawitan Cahya Laras Klaten.
Silakan segara daftarkan diri anda, mari kita uri-uri dan kita kembangkan Budaya kita.

Adapun Materi yang sedang dipelajari
Anak-anak : Aji Narantaka
Dewasa : Budhalan

Senin, 20 Juni 2011

SUSUNAN BADAN PENGURUS


E. SUSUNAN PENGURUS
1. Pelindung     : Bupati Klaten
                 : Ketua DPRD Kab. Klaten
2. Pembina       : Pepadi Provinsi Jawa Tengah
                 : Kepala Disbudparpora Kab. Klaten
                 : Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten
                 : Kepala Kesbangpolinmas Kab. Klaten
3. Penasehat     : Prof. Dr. Timbul Haryono, M.Sc
                 : Drs. Haryadi, SE
                 : Drs. Harsono
                 : Drs. Sunarto, M.Hum
                 : Ki. Tomo Pandoyo
                 : Ir. Edi Sulistiyana
                 : Ki. Warih Sarwanto
                 : Ki. Sayoko Gondosaputro
4. Ketua Umum    : Krisna Nuryanta Putra, M.Hum
5. Ketua I (Kelembagaan) : Ki Gading Sardiyanto SC
6. Ketua II (Program )   : Ki. Suwito Radyo, S.Kar
7. Ketua III ( Kesejahteraan & SDM) : Ir. Priharsanto, M.Sc
8. Sekretaris I  : Kristian Apriyanta, S.Pd
9. Sekretaris II : Djoko Sardjono
10. Bendahara I  : Sunardi, S,Pd
11. Bendahara II : Dewi Marhaeningsih
12. Seksi Pagelaran
                 : Marsono, S.Kar
                 : Ki. Bagong Supono
13. Seksi Diklat
                 : H. Margono, S.Pd
                 : Drs. Sudiyono
14. Seksi Kesejahteraan & SDM
                 : Ki. Agus Krisbiantoro
                 : Ki. Lanjar Puryanto
15. Seksi Umum
                 : Joko Krisnanto
                 : Sudarto, S.Pd
16. Seksi Kemitraan
                 : Krystiadi, S.Sn
                 : Rapi Cahya Kusuma, S.Sn

PAUGERAN PEDHALANGAN KLASIK GAGRAK KLATEN “ WAYANGAN SELASA KLIWON”

PAUGERAN PEDHALANGAN KLASIK GAGRAK KLATEN
“ WAYANGAN SELASA KLIWON”

A. PAMBUKA
Menggah andhap asoring kapribaden satunggaling Bangsa menika mapan wonten ing andhap inggiling kabudayanipun. Rehing Seni Pedalangan menika mujudaken satunggaling seni ingkang pepak lan inggil drajatipun, karana wonten ing seni pedalangan ngemot sakathaing seni kados to ; Seni Lukis, Kriya, Katuranggan, suara, panggung, sastra, busana, lan sanes-sanesipun, mila mangga sami dipun pepetri murih lestarinipun.
PEPADI Klaten ingkang nggadahi Visi “ Nggayuh Pedhalangan Klaten Dadi Mercusuar Tumrap Njaban Rangkah “ menika mawujudaken angen-angen lan karya ingkang awrat lan dados tanggel jawab sedaya warga masyarakat Pedalangan Klaten

B. PEDHALANGAN KLASIK GAGRAK KLATEN
Pinangka pangembat Pangembaning seni pedhalangan ing Tlatah Klaten, Dewan Kesenian Klaten, Pepadi Klaten, Pemerintah Daerah Kabupaten Klaten lumantar Kantor Informasi dan Kehumasan (RSPD) lan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan olahraga lan para dalang sepuh, maringi pamrayogi bilih Seni Pedalangan tetep mujudaken punjering TUNTUNAN lan gegambaran utawi Wewayangan ing ngagesang wonten tengah-tengahing bebrayan kemasyarakatan.
Kanthi mekaten pramila Seni Pedhalangan kedah nyakup jangkep Paugeran Pedhalangan Klasik, negngingi tata gelar wayang, adeganipun lan tata gendhingipun tuwin runtuting carios. Senadyan ta seni Pedhalangan ugi mujudaken Tontonan tumraping akathah, pramila sumangga anggenipun pada dhalang ngrekadaya tuwin muwuhi daya cipta murih saget ngremenaken para pamirsa, langkung-langkung menawi wayanganipun menika tanggapan, sedaya kala wau sumangga para Dhalang anggenipun badhe mbabar pakeliran kasumanggakaken mrih gayengipun tontonan lan nyekapi kabetahanipun ingkang naggap tuwin remening para pamriksa.
Pinangka TUNTUNAN lan TOTONAN ringgit wacucal ingkang kagelar wonten ing RSPD saben malem selasa kliwon kaprayoggeaken migunakaken WEWATON PAKELIRAN KLASIK GAGRAK KLATEN ingkang urutanipun mekaten ;
Jejer sepisan, Dhayohan (babak Unjal), Bodhol Jejer, Kedhatonan, Seban Jaba, Kapalan ( Perang Ampyak), Jejer Pindho, Perang Gagal, Magakan ( Jejer Nem Kapindho), Sanga ( Jejer Pertapan/ Gara-Gara), Perang kembang, Sintren (Sanga Pindho), Menyura, Brubuh lan Tancep Kayon.
Nadyan To Mekaten, perlu ugi ningali kabetahan cariyosipun.

C. PANUTUP
Mekaten Menggah Pambudidaya mrih lestantun lan ngrembakanipun seni Pedhalangan Klasik Gagrak Klaten ingkang sampun sinanggit. Mugiya bab menika nuwuhaken raos kaendahan.
Hayu, hayu Rahayu niskala manggih suka basuki pinayungan Rahmating Gusti Allah

Kantandha
1. Ketua Komite Pedalangan Dewan Kesenian Klaten
2. Ketua Persatuan pedalangan Indonesia (PEPADI)
3. Ketua Dewan Kesenian Klaten
4. Kepala RSPD Kabupaten Klaten

Sabtu, 21 Mei 2011

PENDAFTARAN ANGGOTA PEPADI KLATEN

Pepadi Klaten merupakan sebuah lembaga yang beranggotakan berbagai unsur Pewayangan. Organisasi ini tidak hanya beranggotakan seniman Dalang saja, namun terdiri dari berbagai element masyarakat yang hidup, menghidupi, dihidupi, dan pecinta wayang.

Sampai saat ini Pepadi Klaten telah mempunyai banyak anggota yang terdiri dari : Dalang, Pengrawit, Swarawati, Penatah, Pemulas, Penjual wayang, dan Pecinta Seni Pewayangan. Bagi anda yang tertarik dan berkeinginan bergabung dengan kami, kami sangat senang sekali.

Bagi anda yang ingin mendaftar menjadi anggota pepadi Klaten, silakan hubungi sekretariat pepadi klaten di :

Jl. Arimbi no. 2 Jombor, RT2 RW 2 Danguran, KLaten Selatan, Klaten

Dalam pembuatan kartu anggota silakan membawa Past Foto 3x4 2 lembar serta biaya adsministrasi sebesar Rp. 20.000 (dua puluh ribu rupiah).Untuk Formulir pendaftaran anda bisa down load dengan alamat disini





Nuwun